oleh

Oknum Anggota DPRD Tapsel Minta Maaf ke Kodim 0212/TS

TAPANULI SELATAN ((Berita 28.com) – Setelah video dugaan intimidasi terhadap dua anggota Babinsa viral di media sosial, oknum Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan, Armen Sanusi Harahap, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada jajaran TNI AD, khususnya Kodim 0212/TS.

Permintaan maaf ini disampaikan Armen saat memberikan klarifikasi langsung di Makodim 0212/TS, Senin (21/7/2025).Insiden yang terjadi pada Jumat (18/7/2025) di Dusun Silinggom-Linggom, Desa Sanggapati, Kecamatan Angkola Timur, sempat menyulut perhatian publik setelah video perdebatan antara Armen dan dua anggota Babinsa beredar luas di grup Facebook Forum Komunikasi Masyarakat Tapanuli Selatan.Dalam video tersebut, Armen terlihat mempersoalkan kehadiran Babinsa di lokasi kebun sawit dan menyuruh mereka meninggalkan area tersebut.

Berikut isi percakapan Armen dengan anggota Babinsa, “Bapak ini sebagai apa? Babinsa tugasnya bukan dihutan, saya ingatkan sama bapak berulang kali disini tidak ditugaskan tentara. Cuman kalau bapak mau ngotot juga tak apa-apa. Akan saya sampaikan tindakan-tindakan TNI kepada masyarakat. Pak saya pastikan bapak akan menyesal, jangan sebut nama saya si Armen.” Ujar Armen dalam kutipan video tersebut.

Beredarnya video tersebut, banyak warga netizen memberikan komentar negatif terhadap tindakan oknum anggota DPRD Tapsel yang dinilai tidak mengetahui porsi tugas sebagai anggota legislatif.

Warganet menilai tindakan Armen sebagai bentuk arogansi dan ketidaktahuan terhadap tugas dan fungsi Babinsa sebagai aparat kewilayahan yang sah.

Setelah menuai reaksi publik, Armen akhirnya datang ke Kodim 0212/TS untuk bertemu langsung dengan jajaran pimpinan TNI dan menyampaikan permohonan maaf.

“Saya Armen Sanusi Harahap Anggota DPRD Tapanuli Selatan dari Fraksi Gerindra menyampaikan, permohonan maaf kepada Pangdam I/BB, Korem 023/KS dan Kodim 0212/TS. Beserta jajarannya dan seluruh prajurit TNI AD, atas beredarnya video viral 18 juli 2025 di Desa Sanggapati Dusun Silinggom-Linggom Tapsel. Kejadian tersebut merupakan murni kesalahan pahaman antara saya dan Babinsa yang bertugas dilapangan. Sebut Armen, Senin (21/7/2025).

“Pada prinsipnya, kami mendukung penuh TNI bertugas semestinya dalam menjalankan program pemerintah, dengan klarifikasi ini kesalahpahaman saya dengan anggota TNI sudah diselesaikan dengan damai.” Ungkapnya.

Sementara Dandim 0212/TS Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo menyampaikan, permasalahan Anggota Babinsa dengan Anggota DPRD Tapsel sudah diselesaikan dengan damai dan berharap tidak ada lagi terjadi permasalahan yang sama muncul lagi.

“Saya Komandan Kodim 0212/TS pada kesempatan ini kita sudah melakukan klarifikasi terkait beredarnya video viral yang sempat menghebohkan kemarin, kami sampaikan peristiwa tersebut sudah terselesaikan dilapangan dan kita juga sudah bersama-sama saling bermaafan dengan kesalahan yang terjadi.” Ucap Dandim.

“Saya harapkan, kedepan sudah tidak ada lagi terjadi permasalahan-permasalahan yang muncul dikemudian hari.” Tegasnya. (Irwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *