PADANGSIDIMPUAN (berita) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Padangsidimpuan melepas 430 orang siswa – siswi kelas XII yang telah menyelesaikan studinya. Namun, sebelum dilepas, semua siswa harus lebih dahulu menghatamkan Al-Quran sebagai salah satu syarat kelulusan yang ditetapkan Kementerian Agama (Kemenag) dan sudah menjadi aturan baku di MAN 1 Padangsidimpuan.
Acara pelepasan dilaksanakan di lapangan MAN 1 Padangsidimpuan, dihadiri Kakan Kemenag Padangsidimpuan, Dr. H. Erwin Kelana Nasution, M.A, Kasi Penmad, H. Zamil Hasibuan, S.Ag, M.Pd, Kepala MAN 2, Kepala MTsN 1 dan 2 serta Kepala MIN 1 dan 2, pengurus Komite MAN 1 dan orang tua siswa.
Dalam sambutannya, Kakan Kemenag Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Erwin Kelana Nasution, M.A menyampaikan terimakasih kepada Plt Kepala MAN 1 beserta seluruh dewan guru. Sebab, telah berhasil mendidik siswa – siswa selama 3 tahun hingga menyelesaikan pendidikannya.
Sedangkan, kepada seluruh siswa-siswa, dia meminta melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Sebab, berbekal ilmu yang diperoleh selama 3 tahun menimba ilmu di MAN 1 Padangsidimpuan, anak – anak diyakini sudah bisa bersaing. Tidak hanya ditingkat regional bahkan nasional.

“Saya yakin, berbekal ilmu yang diperoleh di MAN 1, anak – anak akan bisa bersaing dan lolos ke berbagai perguruan tinggi termasuk kampus pavorit di tingkat Sumatera Utara bahkan tingkat nasional”, ucapnya.
Kemudian, dia juga meminta kepada semua lulusan, untuk mengimplementasikan ilmunya, terutama ilmu agama ditengah-tengah masyarakat. Sehingga, masyarakat bisa melihat dan merasakan keunggulan lulusan MAN 1 Padangsidimpuan.
“Semua siswa yang ekonomi keluarga mampu, silahkan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Sedangkan siswa yang ekonomi keluarganya kurang mendukung, saya yakin bermodal ilmu yang diperoleh di MAN 1, sudah bisa mengarungi kehidupan dimasa depan”, harapnya.
Selain itu, Kakan Kemenag juga menekankan kepada dewan guru dan siswa untuk tidak lagi membuat acara perpisahan atau study tour. Sebab, acara – acara seperti akan mengeluarkan biaya besar dan tentu memberatkan orang tua siswa, tegasnya.

Sebelumnya, Plt. Kepala MAN 1 Padangsidimpuan, Marataon Hasibuan, S.Pd dalam sambutannya meminta seluruh siswa untuk terus belajar. Sebab, pelepasan ini bukanlah akhir pembelajaran. Namun, ini adalah awal menuju jenjang yang lebih tinggi.
“Jangan berhenti belajar. Baik secara akademik maupun non akademik.Sebab, tantangan kedepan pasti akan lebih berat. Baik bagi yang ingin melanjutkan pendidikan maupun tidak. Yang pasti, belajar itu tidak ada habisnya sampai kita bisa meraih cita – cita”, tegasnya.
Marataon juga menyampaikan terimakasih kepada semua orang tua siswa yang mempercayakan anaknya bersekolah di MAN 1 Padangsidimpuan. Serta apresiasi kepada Kakan Kemenag dan pengurus Komite yang telah banyak membantu mendidik dan mengawasi siswa.
Ketua Komite MAN 1 Padangsidimpuan, Drs. H.Fajaruddin Tanjung diwakili Sekretaris Komite, Parlagutan Harahap, S. Sos mengucapkan terima kepada Kakan Kemenag Padangsidimpuan yang telah memberikan dukungan penuh kepada MAN 1 Padangsidimpuan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa dan lulusan.
Sedangkan, mewakili orang tua siswa, Drs. Lukmanul Hakim Siregar yang juga pernah menjadi guru di MAN 1 Padangsidimpuan mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi dan pengabdian guru MAN 1 Padangsidimpuan. Sebab, alumni MAN 1 telah banyak yang berhasil. Baik bekerja di pemerintahan maupun swasta.
Amatan awak media, acara pelepasan berlangsung haru dan hikmad. Sebab, orang tua siswa langsung melihat anak – anaknya melaksanakan khatam Al-Quran. Kemudian, pada hari itu adalah hari terakhir anak – anak di MAN 1 Padangsidimpuan.
Acara pelepasan juga dirangkai dengan berbagai hiburan yang dibawakan langsung siswa – siswi kelas XII. Seperti grup band, tari kreasi dan pemberian cindera mata kepada guru. (PH).











