PANYABUNGAN (Berita28.com) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, meninjau langsung ke lokasi musibah kebakaran di Desa Lumban Pinasa, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (5/5/2026).
Kehadiran orang nomor dua di Madina itu guna memastikan semua bantuan dari Pemkab Madina sudah tersalurkan dengan tepat sasaran dan kepada keluarga korban kebakaran.
Kunjungan itu didampingi Kepala BPBD Madina, Muksin Nasution, S.Sos, Camat Siabu, serta pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Madina, Sudrajat Putra Batubara, SH.
Wabup Atika Azmi menegaskan, pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat berjuang sendirian dalam menghadapi masalah. Pemkab siap membantu, memberikan dukungan, dan pendampingan kepada warga saat sedang mengalami atau ditimpa musibah.

“Kedatangan kami hari ini guna menunjukkan bahwa Pemkab Madina selalu hadir di tengah masyarakat. Saya juga ingin memastikan bahwa, bantuan yang disalurkan sudah sampai dan tepat guna dan tepat sasaran. Mudah – mudahan, bantuan yang diberikan bisa sedikit membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah”, ujar Wabup.
Ingatkan Kewaspadaan Dini
Di sela peninjauan, Atika Azmi juga memberikan edukasi penting kepada masyarakat mengenai pencegahan dini kebakaran. Ia mengingatkan warga untuk lebih bijak dalam menggunakan peralatan elektronik dan waspada terhadap potensi api di rumah.
Penggunaan Listrik, pastikan instalasi listrik aman dan matikan peralatan elektronik yang tidak perlu saat meninggalkan rumah.
Aktivitas Membakar Sampah, pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan agar tidak merembet ke area pemukiman.
Edukasi Mandiri, menjadi “polisi” bagi diri sendiri di rumah masing-masing dalam hal keselamatan instalasi api dan listrik.
Dorongan Alokasi Dana Desa
Wabup juga menghimbau Pemerintahan Desa agar melakukan langkah – langkah strategis dapam membantu warga yang sedang tertimpa musibah. Beliau menginstruksikan agar perangkat desa melakukan kajian untuk mengalokasikan Dana Desa sebagai bentuk tanggap darurat dan bantuan bagi warga yang tertimpa musibah kebakaran.
“Saya meminta kepada Pemerintah Desa agar proaktif. Alokasikan Dana Desa sesuai regulasi yang ada untuk membantu pemulihan warga kita yang terkena musibah. Kolaborasi antara kabupaten dan desa sangat krusial dalam situasi darurat seperti ini,” tandasnya. (Rel/PH).











